Pencarian

El Nino Kuat Masih Hantam Sumatera Selatan, BMKG Ingatkan Puncak Kemarau Berlanjut Hingga September 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 • 13:59:31 WIB
El Nino Kuat Masih Hantam Sumatera Selatan, BMKG Ingatkan Puncak Kemarau Berlanjut Hingga September 2026
Warga melintasi area persawahan yang mengering akibat dampak kekeringan di Sumatera Selatan.

PALEMBANG — Fenomena El Nino yang berada dalam kategori kuat masih menjadi momok bagi Sumatera Selatan. Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel, Wandayantolis, menyebut kondisi ini bahkan masih berpotensi mengalami penguatan hingga kategori sangat kuat, yang berimplikasi pada berkurangnya curah hujan secara signifikan di wilayahnya.

BMKG mencatat dampak kekeringan ini sudah terasa sejak Juni lalu dan berlanjut hingga awal Agustus. Warga Sumsel diminta untuk tidak lengah karena periode kemarau diperkirakan masih akan berlangsung beberapa pekan ke depan.

IOD Makin Kuat, Pasokan Hujan ke Sumatera Terhambat

Tidak hanya El Nino, fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) yang mulai menguat turut memperparah situasi. Penguatan IOD menyebabkan distribusi uap air dan hujan ke wilayah Sumatera mengalami penurunan drastis.

Akibatnya, kondisi kering di Sumatera Selatan semakin terasa. Hal ini berbeda jauh dengan sejumlah wilayah lain di Indonesia yang justru berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan.

Wilayah Lain Waspada Hujan Lebat, Sumsel Justru Kering

Prakirawan BMKG, Miftah Ali, menjelaskan bahwa terdapat daerah konvergensi yang memanjang di berbagai kawasan Indonesia. Kondisi atmosfer ini berpotensi mendukung pertumbuhan awan hujan yang signifikan di sepanjang wilayah yang dilaluinya.

Beberapa wilayah yang berada dalam pengaruh kondisi tersebut antara lain pesisir barat Sumatera Utara, Riau, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, hingga Papua. Masyarakat di daerah tersebut diminta waspada terhadap potensi hujan deras yang dapat disertai sambaran petir dan angin kencang.

Apa yang Harus Dilakukan Warga Sumsel?

Menyikapi kondisi ini, BMKG mengimbau masyarakat Sumatera Selatan untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan iklim dari kanal resmi. Langkah antisipasi diperlukan, terutama bagi sektor pertanian dan perkebunan yang paling rentan terdampak kekeringan.

BMKG pun memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap dinamika atmosfer untuk melihat perkembangan kondisi cuaca di berbagai wilayah, termasuk memantau pergerakan El Nino dan IOD yang saat ini menjadi perhatian utama.

Follow www.sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: viralsumsel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks