BATURAJA — Perum Bulog Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memastikan stok beras untuk program bantuan pangan pemerintah dalam kondisi aman dan siap disalurkan. Total 1.418 ton beras telah disiapkan untuk didistribusikan kepada 47.288 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di 13 kecamatan wilayah setempat.
"Bantuan pangan sedang disiapkan dan siap disalurkan," kata Kepala Bulog OKU Junirman di Baturaja, Rabu.
Dalam program ini, setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan jatah beras sebanyak 30 kilogram. Jumlah tersebut merupakan akumulasi alokasi untuk periode tiga bulan, yakni Juli hingga September 2026.
Junirman menegaskan bahwa penyaluran akan segera dimulai pada bulan ini dengan target seluruh proses rampung paling lambat akhir September 2026. "Penyalurannya akan segera dilakukan bulan ini dengan target rampung pada akhir September 2026," tegasnya.
Kualitas beras yang akan dibagikan menjadi perhatian utama Bulog OKU. Sebelum didistribusikan ke masyarakat, seluruh stok telah melalui proses pengecekan kualitas secara menyeluruh.
Langkah ini diambil untuk memastikan beras yang diterima warga di dua kabupaten tersebut benar-benar layak dikonsumsi. Pemeriksaan dilakukan untuk menjamin tidak ada kendala mutu yang merugikan penerima manfaat.
Program bantuan pangan ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk menekan lonjakan harga beras yang terjadi di pasaran. Selain itu, bantuan ini juga menyasar upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah.
Junirman berharap bantuan yang digulirkan dapat sedikit meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah gejolak harga pangan. "Kami optimistis program ini dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Dengan adanya kepastian stok dan jadwal penyaluran yang jelas, warga penerima manfaat di OKU diharapkan dapat segera memperoleh bantuan tepat waktu. Bulog OKU berkomitmen mengawal proses distribusi hingga tuntas ke tangan masyarakat.