Pencarian

Satgas Karhutla Muba Kerahkan 353 Personel dan 57 Alat Berat Padamkan Api di Muara Medak

Rabu, 07 Oktober 2026 • 07:59:02 WIB
Satgas Karhutla Muba Kerahkan 353 Personel dan 57 Alat Berat Padamkan Api di Muara Medak
Satgas Karhutla Muba mengerahkan 353 personel gabungan untuk memadamkan api di Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, Musi Banyuasin.

Satuan Tugas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan mengerahkan 353 personel gabungan untuk memadamkan api di Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Operasi yang berlangsung sejak 15 September 2026 itu diperkuat tiga helikopter water bombing dan 57 unit alat berat. Hingga Minggu (4/10) sore, tim masih melakukan pemadaman dan pembasahan di sejumlah titik prioritas.

PALEMBANG — Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lalan Mendis, Amiril, menyatakan penanganan kebakaran di Muara Medak menuntut sinergi lintas pihak. Personel yang dikerahkan berasal dari Regu Pemadam Kebakaran, Tim Reaksi Cepat, Kelompok Masyarakat Peduli Api, TNI, Polri, Manggala Agni, KPH Lalan Mendis, PT Rimba Hutani Mas, perusahaan pendukung, hingga warga setempat.

“Penanganan kebakaran seperti di Muara Medak membutuhkan sinergi berbagai pihak. Dukungan personel, peralatan, pemadaman dari darat maupun udara, serta upaya pencegahan penjalaran api perlu dilakukan secara bersama-sama agar kebakaran dapat dikendalikan dan tidak meluas,” kata Amiril dalam keterangan tertulis yang diterima di Palembang, Senin.

Operasi Darat Diperkuat 57 Alat Berat dan Puluhan Pompa

Di jalur darat, tim mengoperasikan enam pompa jinjing, 11 pompa sedang, tujuh pompa induk, dan dua pompa apung. Sebanyak 210 rol selang berukuran 1,5 inci serta 110 rol selang 2,5 inci disiapkan, ditambah 20 unit Jet Shooter.

Alat berat yang diturunkan mencapai 57 unit, terdiri atas tujuh ekskavator bucket, 50 ekskavator grapple, dan satu motor grader. Mesin-mesin itu dipakai membuka akses menuju lokasi sekaligus memperkuat sekat bakar agar api tidak menjalar.

Sekat bakar yang sudah dibangun membentang sekitar 10 kilometer dengan lebar hingga 50 meter. Area tersebut terus dibasahi, termasuk memakai sambuponti, guna menjaga kelembapan tanah.

Water Bombing Tembus 345 Sorti Sejak 27 September

Pemadaman udara diperkuat tiga helikopter: PK-KII jenis Kamov, PK-ODC jenis B3, dan Mi-171. Sejak water bombing dimulai 27 September 2026 hingga Minggu (4/10), tercatat 345 sorti penerbangan untuk mendukung pemadaman dari udara.

Kepala Daerah Operasi Manggala Agni XV/Muba, Deni Candra Gumelar, menyebut seluruh unsur telah bekerja bersama menangani karhutla di Muara Medak sejak kejadian pertama muncul pada Juli 2026.

“Kita semua pihak sudah bekerja keras dalam upaya penanggulangan karhutla di Muara Medak sejak mulai ada kejadian karhutla di bulan Juli,” ujarnya.

Warga Diminta Tidak Membakar, Sumber Api Masih Ditelusuri

Komandan Kodim 0401/Musi Banyuasin Letkol Inf Dimas Kurniawan mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia meminta semua pihak bahu-membahu memadamkan api yang masih menyala.

“Mari kita jaga bahu membahu untuk memadamkan api dan jaga jangan ada oknum yang masih membakar, sehingga tidak ada asap yang dapat mengganggu semua orang hasil dari perbuatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Sumber awal kebakaran hingga Minggu (4/10) sore masih dalam penelusuran. Dari pemantauan awal, salah satu area yang terdeteksi terbakar tercatat sekitar 0,5 hektare.

Adapun sekitar 5.800 hektare merupakan cakupan wilayah operasi yang meliputi pemantauan, pemadaman, pengendalian, pembangunan sekat bakar, dan pencegahan penjalaran api. Angka itu bukan luas area terbakar.

Satgas masih melanjutkan pemadaman dan pengendalian di sejumlah titik prioritas. Pola operasi disesuaikan dengan kondisi lapangan untuk mencegah api kembali muncul maupun menjalar ke wilayah lain.

Follow www.sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks