Pencarian

Pertamina SMEXPO 2026 Dorong 150 UMKM Binaan Masuk Pasar Korporasi

Senin, 28 September 2026 • 14:39:01 WIB
Pertamina SMEXPO 2026 Dorong 150 UMKM Binaan Masuk Pasar Korporasi
Pertamina SMEXPO 2026 digelar perdana di Pekanbaru pada 25-27 September 2026 dengan melibatkan lebih dari 150 UMKM binaan Pertamina Group.

SUMATERA SELATAN — Pertamina SMEXPO 2026 resmi digelar perdana di Pekanbaru pada 25-27 September 2026, melibatkan lebih dari 150 UMKM binaan Pertamina Group dari berbagai wilayah. Ajang tahunan ini menjadi jembatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk menembus pasar korporasi, tidak lagi hanya mengandalkan penjualan langsung ke konsumen. Rangkaian kegiatan akan berlanjut ke Yogyakarta, Cirebon, Bekasi, Jakarta, dan sejumlah kota lain sebelum puncaknya digelar di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, pertengahan November 2026.

Pertamina SMEXPO bukan program baru. Sejak 2020, ajang ini rutin digelar setiap tahun dengan melibatkan sedikitnya 20 UMKM binaan di setiap penyelenggaraan regional. Tahun ini, skala kegiatannya diperluas dengan menggandeng subholding, anak perusahaan, dan perusahaan afiliasi Pertamina Group.

Yang membedakan SMEXPO 2026 dari pameran UMKM biasa adalah kehadiran forum temu bisnis atau business-to-business (B2B). Forum ini mempertemukan pelaku UMKM langsung dengan calon pembeli korporasi, membuka peluang kontrak pasokan yang jauh lebih besar dibanding transaksi ritel.

Mengapa UMKM Perlu Menembus Pasar Korporasi

Selama ini banyak UMKM terjebak pada pola jualan langsung ke konsumen akhir. Omzetnya naik-turun, tergantung musim dan daya beli harian. Pasar korporasi menawarkan kepastian volume dan pembayaran yang lebih terstruktur, meski dengan standar kualitas, kuantitas, dan administrasi yang lebih ketat.

Di sinilah peran pendampingan Pertamina. Pelaku usaha tidak hanya diberi ruang pameran, tetapi juga dibekali pemahaman soal kebutuhan pasar dan konsumen korporasi.

VP CSR & SMEPP PT Pertamina (Persero) Rudi Ariffianto menyatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu cara menghubungkan kesiapan usaha UMKM dengan peluang pasar.

"Harapan kami, Pertamina SMEXPO dapat membantu UMKM memahami kebutuhan pasar dan konsumen, memperluas jaringan, serta menemukan peluang kolaborasi usaha yang lebih besar. Pertamina terus mendampingi UMKM secara konsisten agar semakin siap menjangkau pasar yang lebih luas," ujar Rudi.

Bukan Sekadar Pameran Produk

Rangkaian SMEXPO 2026 mencakup beberapa format kegiatan sekaligus. Ada pameran produk, pemasaran digital melalui marketplace SMEXPO, bazar tematik, dan forum temu bisnis B2B. Kombinasi ini memberi UMKM kanal penjualan offline dan online dalam satu ekosistem.

Marketplace SMEXPO memungkinkan produk UMKM binaan tetap bisa diakses pembeli meski pameran fisik di suatu kota sudah selesai. Sementara bazar tematik memberi ruang bagi produk tertentu untuk tampil lebih menonjol sesuai momentum.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menambahkan, penyelenggaraan kegiatan tersebut juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal produk UMKM binaan Pertamina Group.

"Di balik setiap produk UMKM, ada cerita inspiratif tentang pelaku usaha yang terus belajar dan berinovasi. Melalui Pertamina SMEXPO, kami berharap semakin banyak masyarakat mengenal dan membeli produk serta karya kreatif mereka," ujar Baron.

Puncak di Jakarta dan Target ke Depan

Setelah Pekanbaru, rangkaian SMEXPO 2026 berlanjut ke Yogyakarta, Cirebon, Bekasi, dan Jakarta. Puncaknya digelar di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, pertengahan November 2026, dengan menampilkan produk UMKM binaan dari berbagai wilayah Indonesia.

Pameran nasional itu menjadi ajang konsolidasi seluruh UMKM binaan Pertamina Group. Bagi pelaku usaha, ini kesempatan memperkenalkan produk ke pasar yang lebih luas sekaligus menjajaki kerja sama dengan pembeli korporasi skala nasional.

Bagi Pertamina, SMEXPO berfungsi sebagai instrumen pengembangan ekosistem UMKM yang terukur. Jumlah peserta yang terus bertambah dan keterlibatan subholding menunjukkan program ini bukan sekadar tanggung jawab sosial, melainkan bagian dari rantai pasok perusahaan.

Keberhasilan UMKM binaan menembus pasar korporasi akan menjadi ukuran nyata apakah pendampingan selama ini berdampak pada peningkatan skala usaha, bukan hanya pada jumlah peserta pameran.

Follow www.sumseloke.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks