SUMATERA SELATAN — Timnas Indonesia bersua Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Senin (28-9-2026) pukul 20.00 WIB. Duel ini bukan sekadar perebutan posisi puncak grup, melainkan juga pertarungan poin ranking FIFA antara Garuda di posisi ke-118 dan Harimau Malaya di urutan ke-136.
Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi panggung pertemuan kedua tim yang sama-sama mengincar poin maksimal. Malaysia datang sebagai pemuncak Grup A berkat keunggulan selisih gol +3, sementara Indonesia menempel ketat dengan +2.
Selisih gol tipis itu membuat laga ini bak final bagi kedua kubu. Siapa pun yang menang akan mengukuhkan posisinya di persaingan fase grup, terlebih ajang ini digelar di tengah kalender FIFA Matchday dan berstatus kejuaraan resmi FIFA.
Malaysia di Peringkat 136, Terjun Bebas Setelah Sanksi AFC
Harimau Malaya menempati urutan ke-136 FIFA dengan koleksi 1090,35 poin. Posisi itu menjadikan Malaysia sebagai tim peringkat kelima terbaik di ajang ini.
Angka tersebut merupakan penurunan drastis dibanding November 2025, ketika Malaysia masih bercokol di peringkat ke-116 dengan 1168 poin. Penurunan signifikan terjadi setelah hukuman dari AFC.
Malaysia terkena sanksi walkover pada Maret 2026 untuk lima pertandingan internasional menghadapi Tanjung Verde, Singapura, dan Palestina, plus dua laga Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Nepal dan Vietnam. Sanksi itu buntut skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi yang menghebohkan dunia internasional tahun lalu.
Indonesia Stabil di Posisi 118, Terbaik dalam Satu Dekade
Di kubu seberang, peringkat Indonesia jauh lebih stabil. Garuda kini berada di urutan ke-118 FIFA dengan total 1161,17 poin, tidak jauh berbeda dari posisi tahun lalu di bulan yang sama, yakni peringkat 119 dengan 1158 poin.
Perjalanan Indonesia sempat goyah pada periode Oktober 2025 hingga April 2026. Saat itu, skuad Merah-Putih tergusur ke peringkat 122 FIFA sebelum kembali naik pada Juni 2026.
Posisi saat ini tercatat sebagai yang terbaik bagi Indonesia selama satu dekade terakhir. Setiap tahun, Garuda konsisten mengamankan poin demi poin untuk memperbaiki posisinya di ranking dunia.
Poin FIFA Jadi Taruhan Tersembunyi di Balik Perebutan Puncak Grup
Laga di SUGBK tidak hanya menentukan siapa yang berhak memimpin Grup A. Karena berstatus kejuaraan resmi FIFA, hasil pertandingan ini langsung berdampak pada perolehan poin ranking kedua tim.
Bagi Malaysia, kemenangan menjadi jalan pintas untuk mengatrol posisi yang terpuruk akibat sanksi. Sementara Indonesia butuh poin penuh untuk menjaga tren positif sekaligus mengamankan tempat di fase selanjutnya.
- Indonesia: peringkat 118 FIFA, 1161,17 poin, runner-up Grup A (selisih gol +2)
- Malaysia: peringkat 136 FIFA, 1090,35 poin, pemuncak Grup A (selisih gol +3)
- Laga: Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Senin (28-9-2026) pukul 20.00 WIB