Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyalurkan bantuan benih jagung hibrida dan sarana prasarana kepada petani guna menaikkan produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang menyampaikan hal itu di Palembang, Kamis, dengan menargetkan peningkatan produksi yang cukup tinggi dari program tersebut. Data Dinas Pertanian mencatat produksi kumulatif jagung Sumsel mencapai sekitar 140 ribu ton jagung pipilan kering kadar air 14 persen.
PALEMBANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyalurkan bantuan benih jagung hibrida dan sarana prasarana lain kepada petani di provinsi setempat. Bantuan diarahkan untuk menaikkan produksi jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. "Untuk menaikkan produksi jagung, kami terus berupaya memberikan bantuan kepada petani berupa benih jagung hibrida dan sarana prasarana lainnya," kata Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang di Palembang, Kamis.
Menurut Cik Ujang, program bantuan itu diharapkan membuat produksi jagung petani mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Pemerintah provinsi juga berupaya melanjutkan program yang dinilai telah berjalan baik selama ini.
Data Dinas Pertanian mencatat produksi kumulatif jagung Sumsel hingga 2026 mencapai sekitar 140 ribu ton jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen. Angka itu meningkat sekitar 7.000 ton dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara produksi jagung pipilan kering kadar air 28 persen mencapai 170 ribu ton. Produksi tersebut berasal dari kebun petani seluas 18.906 hektare dengan produktivitas rata-rata 66,06 kuintal per hektare.
Cik Ujang menyatakan pemerintah provinsi akan terus membantu dan bekerja sama dengan petani, kelompok tani, serta pemerintah daerah. Kerja sama itu diarahkan untuk meningkatkan produksi jagung dan komoditas lainnya.
"Kami akan terus membantu dan bekerja sama dengan petani, kelompok tani, serta pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi jagung dan komoditas lainnya guna menyukseskan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP)," jelas Wagub Cik Ujang.
Melalui GSMP, Pemprov Sumsel menempatkan jagung sebagai salah satu komoditas andalan selain komoditas lain yang dikembangkan petani daerah. Bantuan benih dan sarana prasarana menjadi instrumen utama untuk menjaga tren kenaikan produksi yang sudah tercatat tahun ini.