Tes DNA untuk Diet: Kata Dokter Gizi soal Akurasi Nutrigenomik

Penulis: Syahril Hamid  •  Kamis, 08 Oktober 2026 | 09:37:01 WIB
Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan cara kerja nutrigenomik dalam siaran langsung TikTok detikHealth.

SUMATERA SELATAN — Pemeriksaan DNA kini dipakai untuk menyusun pola makan yang lebih personal, mulai dari deteksi alergi sampai risiko penyakit kronis. Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bagaimana nutrigenomik bekerja dan sejauh mana hasilnya bisa diandalkan.

Belakangan ini makin banyak ibu muda yang penasaran dengan tes DNA untuk menentukan diet. Harganya tidak murah, tapi janjinya menggiurkan: pola makan yang benar-benar cocok untuk tubuh sendiri, bukan sekadar ikut tren.

Pertanyaannya, apakah hasil tes ini benar-benar akurat? dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, spesialis gizi klinik, memberi penjelasan gamblang dalam siaran langsung TikTok detikHealth, Kamis (24/9/2026).

Apa Itu Nutrigenomik

Tes DNA untuk pola makan punya nama resmi: nutrigenomik. Pemeriksaan ini melihat faktor genetik seseorang untuk memberi gambaran bagaimana tubuh merespons makanan dan zat gizi tertentu.

"Oh iya benar, jadi itu namanya nutrigenomik. Memang dia ceknya berdasarkan DNA kita, bisa dari air liur atau darah. Nah itu benar-benar sesuai," ujar dr Yaze.

Sampelnya bisa diambil dari air liur atau darah, tergantung penyedia layanan. Hasilnya kemudian dibaca dokter gizi sebagai dasar menyusun meal plan.

Deteksi Alergi dan Intoleransi Makanan

Salah satu manfaat paling praktis dari tes ini adalah memetakan alergi dan intoleransi makanan. Informasi itu langsung dipakai untuk menyusun menu harian.

"Isinya kayak misalnya mulai dari dia ngebaca kamu alergi apa. Jadi nanti kalau misalnya bikin meal plan itu," kata dr Yaze.

Contohnya, kalau hasil tes menunjukkan alergi telur, telur akan dieliminasi dari meal plan. Begitu juga dengan kafein bagi yang tubuhnya tidak cocok dengan kopi.

"Misalnya kamu alergi telur atau kamu enggak bisa minum kopi. Nanti di meal plan-nya bakal saya eliminasi si telurnya, bakal dieliminasi juga makanan-makanan yang punya kandungan kafein," paparnya.

Memetakan Risiko Penyakit Sejak Dini

Keunggulan utama nutrigenomik terletak pada kemampuannya membaca predisposisi penyakit kronis di masa depan. Bukan

Reporter: Syahril Hamid
Sumber: health.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top