SUMATERA SELATAN — Aktor peraih Emmy, Colman Domingo, membagikan rahasia packing-nya yang rapi dan efisien selama bertahun-tahun berpindah lokasi syuting, mulai dari kebiasaan melipat ala J.Crew hingga koleksi koper hitamnya. Ia mengaku hanya butuh waktu beberapa jam di rumah untuk mencuci, melipat, dan mengemas semua barang sebelum penerbangan pagi ke Islandia. Gaya packing-nya ini menjadi perbincangan di kalangan traveler yang ingin berkemas lebih cepat tanpa mengorbankan kerapian.
Colman Domingo telah lama dikenal sebagai aktor yang selalu berpindah dari satu lokasi syuting ke lokasi lain. Bintang serial Euphoria, Sing Sing, dan The Four Seasons ini mengaku sudah menguasai seni packing hingga ke level paling detail. Kemampuan itu ia pelajari sejak bekerja di J.Crew dan Banana Republic pada awal kariernya.
Domingo mengatakan bahwa cara melipat pakaiannya masih mengikuti standar yang ia pelajari saat bekerja di toko ritel tersebut. Semua item, menurutnya, harus tersusun rapi dan terlipat sempurna. Ia bahkan menyebut dirinya sangat teliti soal urusan mengemas barang.
Kebiasaan itu terbukti saat ia harus berpindah cepat dari New Mexico ke Malibu, lalu langsung terbang ke Islandia keesokan paginya. Ia tiba di rumah pukul 22.30, mencuci pakaian, mengemas, dan sudah tidur pukul 23.45. Semua proses itu selesai dalam hitungan jam.
Salah satu trik andalan Domingo adalah memilih pakaian berwarna serba hitam. Ia menyiapkan turtleneck merek Ami dan celana jeans Double RL agar bisa dipadupadankan dengan mudah. Dengan begitu, jumlah outfit yang bisa ia gunakan terasa lebih banyak dari yang sebenarnya dibawa.
Ia juga mulai memakai teknik compression packing dan mengenakan kaus kaki kompresi pemberian suaminya. Menurut Domingo, apa pun yang berhubungan dengan kompresi selalu membantu perjalanannya.
Domingo menggandeng merek koper Away untuk lini Series 3 yang dirilis 29 September. Seri ini menawarkan fitur rem roda StopLock, kait hands-free pada gagang, roda yang lebih halus, kantong tersembunyi untuk pelacak Bluetooth, dan gagang troli dengan tinggi yang bisa disesuaikan.
Ia sendiri menggunakan The Bigger Carry-On Flex 3 dan memuji roda kopernya yang sangat halus sehingga mudah bergerak cepat di bandara. Gagang dengan tiga level ketinggian juga memudahkannya karena bisa langsung terkunci dengan sekali klik. Domingo memadukan koper keras itu dengan tas lembut di atasnya, seperti Signature Weekender atau Triple-Zip Duffle.
Domingo lebih memilih tas bahu atau tas selempang dibanding tas punggung. Menurutnya, tas punggung membuat seseorang terlihat seperti turis. Ia ingin tampil seperti warga lokal yang tidak mencolok saat berada di negara orang.
Pendekatan ini sejalan dengan gaya traveling-nya yang organik. Domingo tidak suka mengikuti rekomendasi tempat makan dari orang lain. Ia lebih memilih berjalan kaki, melihat ke dalam restoran, dan merasakan sendiri suasana serta cara orang menikmati makanan di sana. Cara ini, katanya, belum pernah mengecewakannya, baik saat di Jepang maupun Italia.
Pada Desember 2022, Domingo dan suaminya, Raúl, memutuskan pergi ke Pulau Easter hanya dalam waktu seminggu. Ia baru selesai syuting film dan belum punya rencana liburan. Sang suami mengusulkan destinasi bucket list itu, lalu Domingo mencari hotel ramah lingkungan Nayara Hangaroa dan tiket penerbangan.
Dalam enam hari, mereka terbang dari Los Angeles ke Atlanta, lanjut ke Santiago, Chile, kemudian lima jam menembus Samudra Pasifik. Ia sengaja tidak meriset terlalu banyak karena ingin perjalanan itu menjadi penemuan. Ia hanya tahu bahwa patung Moai ada di sana.
Sesampainya di hotel, Domingo dan suaminya mengemas barang lalu langsung berjalan-jalan. Penduduk setempat menyambut mereka dengan ramah. Baru beberapa langkah keluar dari hotel, mereka sudah diundang ikut acara barbekyu. Menurut Domingo, penduduk pulau kecil itu penasaran kenapa ada orang yang mau datang sejauh itu, dan mereka ingin menunjukkan keindahan pulau mereka.
Suvenir paling berkesan baginya bukan barang yang dibeli, melainkan hadiah dari seorang pelayan hotel berupa miniatur Moai. Patung kecil itu kini ia simpan di kantornya sebagai pengingat atas kemurahan hati penduduk Pulau Easter. Domingo memang jarang membeli suvenir, ia lebih menghargai barang yang diberikan atau ditemukan sendiri.
Bagi traveler yang sering berpindah tempat, gaya packing Domingo menawarkan pelajaran sederhana: pilih palet warna yang mudah dipadupadankan, manfaatkan teknik kompresi, dan pilih tas yang membuat Anda tidak mencolok. Detail lengkap soal spesifikasi koper Series 3 bisa dicek langsung di kanal resmi merek terkait.