Perum Bulog Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menyalurkan 4.819 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke wilayah OKU Raya sepanjang Januari hingga September 2026. Realisasi itu melampaui target distribusi Bulog Kancab OKU yang ditetapkan 4.533 ton untuk tiga kabupaten. Kepala Bulog OKU Junirman menyebut penyaluran dilakukan melalui pedagang pengecer hingga outlet pangan binaan pemerintah daerah.
BATURAJA — Beras SPHP disalurkan ke pedagang pengecer, outlet pangan binaan pemda, dan lewat Gerakan Pangan Murah (GPM) di OKU, OKU Timur, serta OKU Selatan. Distribusi digulirkan bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri melalui program GPM di tiga kabupaten tersebut.
Junirman menjelaskan pengawasan terhadap beras SPHP yang telah disalurkan terus dilakukan untuk menstabilkan harga beras di pasaran. Menurutnya, beras SPHP kini mudah didapat masyarakat di pengecer pasar rakyat, pengecer luar pasar, atau outlet pangan binaan pemda dengan harga terjangkau.
Dalam gelaran GPM, beras SPHP dijual Rp60 ribu per 5 kilogram. Program itu digencarkan pihaknya melalui jajaran Polres di tiga kabupaten di OKU Raya.
"Di GPM harga beras SPHP hanya dijual Rp60 ribu/5 kilogram. Terkait stok beras saat ini kami memiliki persediaan sekitar 9.000 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di OKU Raya hingga akhir tahun nanti," kata Junirman.
Persediaan beras sekitar 9.000 ton disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat OKU Raya hingga akhir tahun. Jumlah itu disebut cukup menopang penyaluran SPHP pada bulan-bulan tersisa.
Junirman menegaskan penyaluran beras SPHP menyasar pedagang pengecer hingga outlet pangan binaan pemda. Sinergi dengan pemda, TNI, dan Polri lewat GPM menjadi jalur utama distribusi di tiga kabupaten.
Realisasi 4.819 ton melampaui target distribusi Bulog Kancab OKU yang hanya 4.533 ton. Kancab OKU melayani tiga kabupaten, yakni OKU, OKU Timur, dan OKU Selatan.
"Selama Januari 2026 hingga saat ini tercatat sebanyak 4.819 ton beras SPHP yang sudah kami salurkan di OKU Raya meliputi tiga kabupaten yaitu OKU, OKU Timur dan OKU Selatan," ujar Junirman saat dihubungi dari Palembang, Sabtu.
Pengawasan penyaluran beras SPHP disebut terus berjalan untuk menjaga stabilitas harga beras di pasaran. Bulog OKU memastikan masyarakat bisa memperoleh beras SPHP dengan mudah di pengecer pasar rakyat, pengecer luar pasar, maupun outlet pangan binaan pemda.