Michael Oliver Pimpin Kanada vs Maroko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Wasit Premier League Berpengalaman

Penulis: Fauzan Akbar  •  Minggu, 05 Juli 2026 | 03:11:32 WIB
Michael Oliver memimpin pertandingan 16 besar Piala Dunia 2026 antara Kanada dan Maroko di Houston Stadium.

SUMATERA SELATAN — Pertandingan yang mempertemukan Kanada, tuan rumah Piala Dunia 2026, melawan Maroko, co-host edisi 2030, akan berlangsung di Houston Stadium. Pemenang laga ini berhak melaju ke perempat final untuk menghadapi Perancis atau Paraguay di Boston Stadium pada 9 Juli mendatang.

Rekam Jejak Oliver di Panggung Internasional

Pria berusia 41 tahun itu bukan wajah baru di pentas Piala Dunia. Oliver pertama kali bertugas di edisi 2022 Qatar, di mana ia memimpin dua laga grup dan satu partai perempat final Brasil melawan Kroasia yang berakhir adu penalti.

Pada Piala Dunia 2026, Oliver sempat absen di laga pertamanya karena cedera — pertemuan grup E antara Pantai Gading dan Ekuador. Namun, ia pulih tepat waktu untuk memimpin tiga pertandingan grup lainnya: Perancis vs Norwegia, Belanda vs Swedia, dan laga penentuan lainnya.

Karier Cemerlang di Liga Domestik dan Eropa

Oliver memegang rekor sebagai wasit termuda yang memimpin laga Premier League. Debutnya terjadi pada Agustus 2010 saat ia baru berusia 25 tahun 182 hari. Kini, ia telah memimpin lebih dari 812 pertandingan kompetitif, termasuk dua final Piala FA dan sejumlah laga Liga Champions.

Ia akan dibantu oleh rekan senegaranya, Stuart Burt dan James Mainwaring, sebagai asisten wasit. Sementara itu, wasit asal Belanda Danny Makkelie dan Hessel Steegstra ditunjuk sebagai wasit keempat dan asisten wasit cadangan.

Jalan Kedua Tim ke Babak 16 Besar

Kanada lolos setelah menjadi runner-up Grup A dan menyingkirkan Afrika Selatan di babak 32 besar. Sementara itu, Maroko — yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030 bersama Spanyol dan Portugal — melaju sebagai runner-up Grup C setelah mengejutkan Belanda lewat adu penalti.

Pertandingan ini menjadi ujian besar bagi kedua tim yang sama-sama mewakili masa depan sepak bola global. Siapa pun yang menang, langkah mereka berikutnya adalah menghadapi lawan berat di perempat final.

Reporter: Fauzan Akbar
Sumber: fourfourtwo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top