PALEMBANG — Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi ajang bagi Polda Sumatera Selatan untuk mempertegas peran baru Polri: bukan sekadar penegak hukum, tetapi mitra strategis pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan.
Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho menyatakan seluruh personel siap mengawal program prioritas pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis yang tengah digodok di tingkat pusat.
Salah satu bentuk dukungan konkret adalah pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini menyasar langsung kebutuhan gizi masyarakat, sejalan dengan arahan Presiden dalam amanat yang dibacakan Gubernur Sumsel saat upacara.
Tak hanya itu, Polda Sumsel juga mengoptimalkan lahan pertanian dan jagung untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Program ini dinilai krusial di tengah ancaman krisis pangan global.
Dalam sambutannya, Irjen Sandi merinci empat fokus utama pengawalan: ketahanan pangan, hilirisasi industri, pengamanan Proyek Strategis Nasional, dan transformasi digital pelayanan publik sesuai konsep Polri Presisi.
"Kami memastikan seluruh personel Polda Sumsel siap mengawal program strategis nasional. Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat," kata Irjen Sandi.
Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya menambahkan, keberhasilan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumsel berdampak langsung pada iklim investasi.
"Situasi yang kondusif melindungi sektor industri, kelancaran pembangunan infrastruktur, dan menciptakan kepastian hukum yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Kombes Nandang.
Rangkaian upacara juga diisi penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya serta penyematan Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun, 16 Tahun, dan 8 Tahun kepada personel Polri yang dinilai memiliki dedikasi tanpa cela.
Tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat" menjadi pengingat bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus memperkuat integritas dan profesionalisme. Komitmen ini, menurut Kombes Nandang, adalah modal utama mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera.